My Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kata-Kata Penyabar

Tak ada yang salah dengan mimpi, tapi tetap tergantung yang diimpikan. Mimpi itu puisi yang indah hiasi hari. Mimpi adalah cahaya yang menerangi hati dengan asa. Mimpi adalah citra yang menunjukkan nilai seseorang. Mimpi adalah tenaga yang menggerakkan jiwa-jiwa ksatria. Mimpi adalah pualam yang elok menawan menghias dinding perjuangan. Mimpi adalah sayembara menantang jiwa-jiwa pemberani.

Mimpi terkadang habis dan lekang oleh waktu. Namun, mimpi ibarat biji yang dapat tumbuh kokoh menghadang hempasan angin. Tak bersalah oleh mimpi. Mimpi dengan cinta membuat jiwa-jiwa insan tak pernah cepat lelah. Manusia hidup tanpa mimpi berarti benar-benar dalam alam mimpi. Tinggal manapak tanpa jejak, bersuara tanpa makna, dan menunggu tanpa waktu.

Mimpi dalam sadarku. Membelaiku dalam lamunan malam. Mengingatkanku ketika bersua fajar. ketika bayangan memendek, mendorongku untuk bergerak dan membangunkan raksasa tidurku. Menghitung dalam senja, dan kembali ku terlelap di bawah bintang yang terang. Mimpi ku tertulis, bahkan sebelum aku hidup

di sini

April 17, 2008 Posted by 8september | Inspirasi | | 1 Comment

Fighting “Fitna”

Akhir-akhir ini umat islam digegerkan dengan kehadiran film “Fitna” di dunia maya atau internet. Kemungkinan latar belakang dibuatnya film ini adalah ketakutan Gerd Wilders akan dominasi pengaruh Islam yang semakin kuat dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah penduduk muslim di negeri kincir angin tersebut. Tak ayal kehadiran film ini tentu saja membuat geram umat Islam di seluruh dunia. Berbagai aksi dilakukan agar film yang berdurasi 15 menit tersebut berhenti ditayangkan. Film ini merupakan film dokumenter yang bertujuan menyebarkan propaganda seakan-akan Islam adalah agama yang identik dengan kekerasan. Dari pemilihan judul sendiri sudah kelihatan. Kata “Fitna” disini berasal dari bahasa arab yang artinya “kerusuhan”. Jadi Islam diidentikkan sebagai agama yang menyebarkan kerusuhan daripada agama yang rahmatal lil ‘alamin atau rahmat bagi semesta alam. Jadi kata “Fitna” sendiri bukan berarti “tuduhan” seperti pengertian kita dalam Bahasa Indonesia.

Sebagai bagian dari umat Islam, memang seyogianya kita tidak tinggal diam. Lalu bagaimana sebaiknya kita menyikapinya? Ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Cara yang benar dan efektiflah seharusnya yang dapat ditempuh. Fitna disebarkan melalui media untuk mempengaruhi opini publik mengenai Islam. Maka cara yang sebaiknya ditempuh adalah sebagai berikut:
1. Lawan media dengan media
Perlawanan terhadap opini publik yang terbentuk dari film “Fitna” akan efektif jika dilakukan dengan media juga seperti Internet, TV, Media Cetak, maupun media massa lainnya. Hal yang disayangkan adalah banyak saudara kita menyikapi film tersebut dengan cara yang salah seperti aksi turun ke jalan (unjuk rasa). Kenapa dikatakan salah? Karena unjuk rasa dan pengepungan kedutaan besar belanda malah akan semakin mendukung pembentukan opini negatif mengenai Islam sendiri. Aksi unjuk rasa mengganggu aktivitas manusia. Selain itu , aksi tersebut juga tidak efisien karena menghabiskan tenaga, waktu, dan juga pikiran. Dengan aksi tersebut, golongan yang anti Islam dapat mengatakan”tuh kan, begitu umat Islam, begitu aja dah ribut, wajar dong apabila mereka agama kekerasan”. Jadi kenapa tidak membuat film yang isinya menerangkang bahwa ayat-ayat Al Qur’an yang ditanyangkan dalam film Fitna disalahtafsirkan. Atau membuat tulisan mengenai sanggahan Film “Fitna”. Pena lebih tajam daripada pedang.

2.Menjelaskan Tafsir Al Qur’an dengan benar
Isi film Fitna sendiri adalah kutipan-kutipan ayat Al Qur’an yang disalah tafsirkan. Ayat Al Qur’an yang disalahartikan adalah ayat-ayat yang bersifat mutasyabihaat (tidak jelas). Ayat Al Qur’an berdasarkan ruang penafsiran dibagi menjadi dua yaitu ayat muhkamat (jelas) dan ayat mutasyabihat (tidak jelas). Jadi ayat yang mutasyabihaat ini lah sering digunakan musuh-musuh Islam menyesatkan kaum muslimin. Syukur-syukur banyak saudara kita yang sudah tahu. Jika belum tahu, maka kewajiban kita untuk memberi tahu mereka. Al Qur’an memang seharusnya ditafsirkan sesuai dengan kaidah yang benar. Diantara kitab tafsir Al Qur’an yang dapat dijadikan pegangan adalah Tafsir As Sa’adi.

3.Beri fakta bahwa islam adalah agama rohmatal lil’alamiin
Kita dapat memberi fakta bagaimana Islam yang sebenarnya. Kita dapat menunjukkan keindahan Islam. Kita juga bisa membuat film dokumenter bagaimana Islam sendiri membawa kemajuan peradaban di Eropa. Ketika kota Cordoba (Spanyol) sudah tertata dengan sangat bagusnya, London saat itu masih berupa kota yang kumuh. Kita juga dapat membeberkan fakta siapa sebenarnya dalang teroris pada Tragedi Ambruknya Menara WTC pada 11 September 2003. Jika pelakunya benar-benar muslim, mengapa ribuan orang Yahudi secara serentak meliburkan diri. seperti kutipan berita dibawah ini
“Diduga pelakunya ialah bangsa Israel, menurut sebuah fakta
menarik, dari laporan time.com, dari sekitar 6.000 korban runtuhnya
gedung WTC, hanya beberapa saja yang orang Yahudi. Padahal ada 4.000 orang Yahudi yang
mencari nafkah di gedung itu. Konon, mereka sebelumnya telah
dilarang mendekati gedung nahas itu oleh kelompoknya. Pengamat
intelijen yang juga mantan KaBaKIn, Zaini Anshar Maulani
(1939-2005), kemungkinan temuan itu ada benarnya. Sebab selama ini
Israel sering memanfaatkan dan memprovokasi beberapa orang Arab
fanatik untuk melakukan teror bunuh diri itu. Namun sayangnya, FBI,
CIA, dan pejabat keamanan AS tak sungguh-sungguh mengusut informasi
bahwa pada tanggal itu 4 ribu orang Yahudi libur. Menurut salah
satu sumber berita, bahwa saat peledakan itu, juru kamera Yahudi
tampak bersuka cita atas tabrakan itu.(http://wapedia.mobi/id/Serangan_11_September_2001)”

WaAllahua’lam
Terimakasih

April 11, 2008 Posted by 8september | Uncategorized | | 2 Comments

Bagaimana caranya berubah?

Cita-cita, mimpi, dan keinginan memerlukan perubahan untuk meraihnya. Jika kita ingin hasil yang lain tapi masih mengerjakan yang sama itulah definisi orang gila menurut Albert Enstein. Banyak orang tidak mau memiliki mimpi yang tinggi karena takut jatuh dan menjadi sangat sakit. Ada dua hal yang mempengaruhi perubahan seseorang antara lain:
1. Teman bergaul
Perhatikan dengan siapa seseorang bergaul, jika kebanyakan ia bergaul dengan orang yang sukses, maka ia akan ketularan sukses. Jadi sukses itu ibarat penyakit, bisa menular. Sebaliknya jika seseorang bergaul dengan orang-orang yang gagal dan tidak mau lepas dari kegagalannya maka ia akan sikap mental mereka, sikap mental orang gagal. Tiap bidang memiliki orang-orang terbaik dan mereka pantas diambil bimbingannya. Tak sulit menilai seseorang, lihat saja dengan siapa saja orang tersebut bergaul.

2. Ilmu yang dipelajari
Ilmu merubah paradigma, mengubah kepercayaan bahkan belief diri kita. Ilmu yang bermanfaat dan barokah akan mengarahkan Anda kepada kehidupan yang lebih baik. Seperti teman bergaul, buku yang dibaca seseorang dapat menunjukkan kepribadiannya karena buku merupakan salah satu sumber ilmu.

Dua hal di atas merupakan sebagian senjata untuk merubah hidup Anda dan senjata paling ampuh adalah doa. Ketika kita sudah berniat baik, berusaha dengan selalu berevaluasi, maka insyaAllah jalan kedepan akan terbuka.

Terimakasih

April 9, 2008 Posted by 8september | Inspirasi | | 2 Comments

Lima Rahasia Yang Harus Anda Ketahui

Dr. Ernest Wong, Phd, pada Ahad, 6 April 2008 memberikan materi seminar dengan judul “Lima Rahasia yang Wajib Anda Ketahui sebelum Anda meninggal”. Lima hal agar hidup kita bahagia, lima hal agar hidup kita berubah menuju lebih baik. Lima hal agar kita memiliki jati dari. Lima hal tersebut antara lain adalah:
1. Jujurlah pada diri Anda sendiri

Coba, sekarang mari bertanya pada diri Anda sendiri. Mengapa kita hidup di dunia ini? Mengapa Anda membaca tulisan ini? Apa yang sekarang ini Anda lakukan adalah benar? Apakah semuanya benar? Jika salah, mengapa Anda masih melakukannya. Ketika kita kita melihat kebaikan-kebaikan pada diri seseorang, apakah kita mau mengakuinya atau malah mencemohnya sehingga tampak kedengkian kita. Cobalah memuji kebaikan orang lain secara tulus terlebih kepada selain dirinya. Apapun perkataan Anda tentang teman Anda, cepat atau lambat akan kembali pada Anda, baik ataupun buruk.Jika kita melihat keburukan pada diri kita, apakah kita mau mengakuinya. Jika ada gejolak pada diri kita. Perkataan yang jujur tentang diri kita akan membuat kita merasa lega. Tidak usah khawatir, kita hanya membuka aib diri kita sendiri. Bukankah kita ingin menjadi lebih baik dan terus maju.

Jujur untuk melihat apakah ada indikasi ciri-ciri orang gagal melekat pada diri kita. Ciri-ciri tersebut antara lain.
a.Banyak alasan
b.Selalu menyalahkan orang lain
c.Selalu melakukan pembenaran
d.Tidak memiliki rasa peduli
e.Selalu membuat penyangkalan terhadap kebenaran

2. Hidup tanpa penyesalan
Ketika kita telah melakukan yang terbaik tapi kita masih belum meraih keinginan kita. Tak perlu penyesalan. Hargai diri Anda. Anda berhak menikmati hidup ini. Memang tidak ada jaminan untuk sukses, namun satu hal yang benar, yaitu ada jaminan untuk gagal ketika kita tidak pernah mencoba sama sekali.

Tiga langkah agar hidup tidak selalu dihantui dengan penyesalan.
a. Hiduplah seakan-akan hidup anda itu pendek.
Dengan demikian, maka Anda akan senantiasa mengahrgai hidup, melakukan yang terbaik, dan berusaha menikmati hidup dengan semangat.
b.Mengambil Resiko yang sudah dihitung.
Seperti dalam ilmu investasi, jika menginginkan imbal balik yang besar maka harus ada resiko besar untuk dihadapi. Tentu dengan perhitungan yang matang karena kemampuan manusia terbatas.
c.Biarkan penyesalan Anda berlalu
Biarkan sisa-sisa penyesalan terhapus oleh waktu. Anda orang yang berharga dan akan terus terpupuk rasa percaya dirinya dengan kebaikan-kebaikan. Anda dibutuhkan, oleh karenanya anda ada.

3. Hiduplah dengan penuh cinta
Cinta berarti memberi kebaikan dengan rasa sayang. Cinta sejati tidak harus memiliki. Wujudkan cinta Anda agar hidup ini terasa indah.

4.Hiduplah saat ini
Tak perlu menanti entar atau esok untuk bahagia. Sekarang pun sudah dapat bahagia karena bahagia sendiri merupakan keputusan. Jika terus menunggu, kapan kita bahagia. Sekarang kita sudah hidup dan masih hidup. Bersyukur akan menambah kebahagiaan kita. Dengan hidup dengan saat ini, kita dapat menghargai hidup. Kita tidak akan membiarkan waktu kita berlalu sia-sia.

5.Beri lebih dari yang Anda dapatkan
Inilah salah satu wujud syukur. Orang kikir sesungguhnya kikir terhadap dirinya sendiri karena tidak membiarkan dirinya memperoleh kebaikan. Anda justru akan mendapat lebih dan lebih lagi ketika Anda memberi lebih dari yang sudah Anda peroleh. Dengan memberi lebih Anda merasa cukup dan kecukupan akan datang kepada Anda. Merasa dulu baru mendapat. Insyaallah.

April 8, 2008 Posted by 8september | Inspirasi | | No Comments Yet

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

April 8, 2008 Posted by 8september | Uncategorized | | 3 Comments